Acak

Saturday, August 22, 2009
By FA Triatmoko HS

menjadi matahari? aku bulan, tentu aku tak bisa. Like Unlike »

Friday, August 21, 2009
By FA Triatmoko HS

Tak perlu rangkai kata jadi puisi untuk gambarkan kita. Karna, kitalah sang puisi, kekasihku. Like Unlike »

Monday, December 8, 2008
By FA Triatmoko HS

kudekap dia, erat. pelan, pelan, ku melepas pelukan. Aku sayang dirimu, katanya. Aku tersenyum, dan kulihat ibu pun tersenyum balik. Like Unlike »

Thursday, December 4, 2008
By FA Triatmoko HS

oh, maafkan dia, yang menghancurkan hati dan melelehkan air mata seorang ibu. Like Unlike »

pada hujan

Friday, November 28, 2008
By FA Triatmoko HS

Aku ingin jatuh cinta kembali pada hujan, yang memandikan ibu pertiwi akhir-akhir ini. Like Unlike »

O

Wednesday, November 12, 2008
By FA Triatmoko HS

kulihat ke atas, kutemukan bulan tengah disunting langit: sebuah sinaran cincin melingkari indah, tepiannya. Like Unlike »

Friday, August 15, 2008
By FA Triatmoko HS

ah, sudah gatal jari ini ingin menyapamu kembali! Like Unlike »

Monday, July 7, 2008
By FA Triatmoko HS

mempertimbangkan: putus asa atau tidak! Like Unlike »

airmata doa

Sunday, June 8, 2008
By FA Triatmoko HS

ketika hati terlalu sedih untuk berbicara, dan kata-kata tidak keluar sedikitpun, airmatalah yang lalu berperan menjadi doa. Like Unlike »

cepat/lambat, tidak

Saturday, May 24, 2008
By FA Triatmoko HS

tidak. aku tidak datang terlalu cepat, ataupun terlalu lambat. Like Unlike »

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.