aku pergi meninggalkanmu

kukenang jawaban darimu :
hanya itu yang bisa kuberikan.

sepanjang aku bisa mengingat,
tak pernah ada kesempatan,
dimana
tanganmu membelai mesra kulit di kepalaku;
menyusuri sela sela rambut,
menyingkirkan air mata sebelum sampai pipi.

sejauh ingatanku bisa kuhadirkan,
belum pernah ada situasi,
dimana
nada suaramu menciptakan lagu yang indah:
menceritakan dongeng kebajikan,
memberikan kata bermuatan kasih.

yang terjadi justru,
satu tanganmu mendarat telak di pipi,
sedang yang satu lagi,
erat cengkeram rambutku
–beberapa tanggal hingga akarnya,
dan airmata tak ada habisnya berhenti.
suaramu menggelegar tanpa perlu pengeras,
menyampaikan umpatan;
sebuah kalimat pemaksaan dan kebencian.

jadi jangan salahkan aku,
jika aku sekarang pergi.

dahulu kulontarkan tanya padamu :
apakah tak ada selain nafkah,
yang bisa kau beri padaku?
–dalam hati,
kuberharap ada cinta bisa kau berikan.

jawabmu :
ya, hanya itu.

jadi wajar,
jika kini, saat ku telah dewasa,
saat nafkah telah datang sendiri,
aku pergi meninggalkanmu,
dan mencari yang bisa mencintaiku…

© 2007 oleh FA Triatmoko HS

2 thoughts on “aku pergi meninggalkanmu

  1. Itu tulisan kisah nyata atau tertuju utk seseorang sich.. dalem banget! Ga papa lah.. namanya juga hidup.. hehehehe… ada yg datang ada yg pergi.. ada yg baru ada yg lama.. norak bener..

  2. tulisan ini adalah hasil tangkapan indera, baik mata, telinga hingga kulit. silakan interpretasikan sendiri 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *