api dan udara

api dalam hatiku tak kan terus menyala tanpamu,
udaraku.

sebuah sumbu penghasil kreasi
telah tertanam di hatiku.
ia telah diberikanNya cuma-cuma padaku.

kunyalakan membara
dengan api semangat dan keberuntungan.
setiap kesempatan,
menjadi usahaku untuk tetap mengobarkannya.

tetap saja
dan tentu saja,
tanpa udara,
nyalanya tak akan tahan lama;
tercekik lalu hilang perlahan.

ialah; udara,
yang terus menghidupkan
seketika saat pijaranku hendak padam.

untuk itu, kukatakan kepadamu :
terima kasih,
oh udaraku.
tanpamu
kematianku hanyalah tinggal menunggu waktu.

terima kasih,
udaraku.
adanya dirimu,
menjaga keberadaanku.

*dibuat untuk temanteman yang selalu mendukung ‘karir’ kepenulisanku walau belum jelas hasilnya 🙂

2 thoughts on “api dan udara

  1. mok, ini pake bahasa indo yah? email jadi surat, hampir aja gw ngasih alamat kosan gw. hehehehe ;p

    udh gw bilang kan kalo ‘penulis’ (dan ‘badut’, hehe) itu nama tengah lo!
    bagus nih tulisannya. gw br ngeh klo udara itu diperlukan sm api supaya dia bisa terus nyala..sebelumnya ga pernah berpikir sejauh itu..hehehe..

    ditunggu karya2 lo selanjutnya yah..semoga hasilnya jelas, mdatangkan duit, dan bisa buat nraktir di Hanamasa Margo (br buka tuh dan gw blm perna makan dsana, hahaha!)

    Jbu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *