Home » Twente » Vaarwel Enschede

Vaarwel Enschede

Jelas sudah!

Setelah mood naik turun karena 2 beasiswa yang ditolak, hari ini tuntas sudah semuanya. Sejak beasiswa Depkominfo dan StuNed yang ditolak, aku kemudian mendaftarkan diri untuk Beasiswa Unggulan Dikti.

Awal Mei, seluruh aplikasi sudah terkirim ke panitia. Katanya, pengumuman akan ada di Juli atau Agustus. “Arrrgh! Rentang waktu kok 2 bulan? Membuat makin tidak jelas saja,” begitu kecemasanku bicara.

Apalagi, di bulan-bulan tersebut, kegiatanku akan meningkat drastis. Ketidakjelasakan akan jadi membuatku harus bergerak dengan hati-hati. Kalau aku mengurusi sebuah kegiatan, tapi diterima beasiswa, rtinya aku harus meninggalkan kegiatanku. Tapi kalau aku tidak ikutan, tapi ternyata beasiswa tidak diterimaakan sulit mengikuti kegiatan di tengah-tengah.

Tapi malam ini semuanya sudah dipastikan. Aku tidak dapat beasiswa. Alasannya, IPK-ku tidak mencukupi. Dari syarat 3.0, IPK-ku hanya 2.87.

Di satu sisi, aku sudah lega karena ada kejelasan dan bisa fokus berkegiatan seperti biasa. Namun di sisi lain, kesedihan pasti tetap ada. Bagaimana tidak. Persiapannya sudah kulakukan dari Mei tahun lalu, saat aku pergi ke Bandung, mengunjungi kantor perwakilan University of Twente di sana. Oktober, aku mulai ambil les TOEFL iBT, dan di Desember aku ikut tesnya. Maret aku mendapatkan kepastian diterima di universitasnya.

Selain itu, pikiran-pikiran negatif sering menghantuiku. Pikiran seperti “memang orang miskin gak boleh bermimpi sekolah tinggi, apalagi di luar negeri” atau “kadang hidup ini tidak adil”, seperti meracuniku. Justru tak membantuku melenting kembali dari kesedihan.

Saat ini, dengan keletihan untuk mencoba lagi, aku mau ucapkan selamat tinggal untuk Enschede. Jika berjodoh, kita pasti akan jumpa suatu saat nanti.

Vaarwel Enschede!

  • http://arghett.blogspot.com Kimi

    Tetap semangat, Kak Toso! Prok prok wuuusssshhh… *halah*

    • http://fatriatmokohs.com FA Triatmoko HS

      Makasih, Kimi! :)