Ditampar Hebat
Kesombongan, tak kusadari telah menggerus niat untuk lanjut kuliah S2; dan aku menyadarinya dengan cara menyakitkan.
Kupikir perjalananku setahun ini akan membawaku ke kota Enschede, kota kecil di Belanda tempat bermukimnya University of Twente. Namun kenyataan bicara lain. Meski sudah diterima di universitasnya, aku tak mendapat satu pun beasiswa. Alhasil, tak punya uang cukup untuk berkuliah.
Sedih, pasti. Bertanya-tanya, iya. Tak terima, juga. Tapi kini ku belajar dari pengalaman itu.
Kalau kulihat lagi apa-apa yang terjadi dan kupikir serta kurasa selama ini, ada kesombongan yang menjadi kompasku.
Sejak pertengahan 2010, saat pertama kali minat kuliah di Enschede muncul, virus itu sudah muncul. Kala itu aku mengunjungi open house UT di Bandung. Dari pendaftar di sana, banyak yang nota bene adalah lulusan dari universitas-bukan-universitasku. Dan aku, dengan sombongnya berkata, “gue pasti bisa keterima!”
Seorang penerima beasiswapun juga dari asalnya dari suatu instansi pemerintar, lulusan universitas negeri yang lagi-lagi bukan-universitasku. “Gue kerja di Depok. Gue pasti bisa lebih dari dia.”
Namun ternyata tidak. Dia saat ini mungkin sudah akan lulus dan kembali ke Indonesia. Sedangkan aku? Masih di sini-sini saja. Aku seperti ditampar dengan hebat. Sekali saja, namun dengan hebat.
Aku malu. Benar, malu. Kesombongan telah menjadi bahan bakarku selama ini. Untuk saat ini, aku akan mendinginkan diri dulu, mencoba menyelami, apa motivasi terdalamku kini.
Dan dengan rendah hati, Tuhan, aku mohon ampunanMu.
Tulisan terkait:
-
Dane
-
http://fatriatmokohs.com FA Triatmoko HS
-
-
Dane
Rekomendasi
Komentar
- FA Triatmoko HS on Tentang Kesederhanaan
- FA Triatmoko HS on Book Wish List
- Ibe on Book Wish List
- Ibe on Tentang Kesederhanaan
- FA Triatmoko HS on Catatan Akhir Semester
- auliyyaa on Catatan Akhir Semester
- Novani Nugrahani on Tentang Kesederhanaan
- Bali, Saya Datang! | aku dalam kata on Sorry, You’re the Speaker
- iiE on Sorry, You’re the Speaker
- FA Triatmoko HS on Seminggu Pertama Kuliah
Kategori
- Acak (201)
- Artikel (1)
- Berita Dunia (12)
- Inspirasi (5)
- Lingkungan (2)
- Bukuku (1)
- Cerita (74)
- Foto (5)
- Pendidikan (4)
- Psikologi (44)
- Kebersyukuran (26)
- Kisah Manusia (12)
- Kreativitas (1)
- POPsy! (5)
- Puisi (66)
- Refleksi (19)
- Tentang Cinta (9)
- Twente (8)
- Ulasan (20)
Arsip
Telusuri blog ini




