Home » Harian » Jumat Sehat

Jumat Sehat

Semasa SD, tiap pagi sebelum masuk kelas, aku dan kawan-kawan selalu bermain bola di lapangan. Tak jarang kami disetrap karena masuk kelas dalam keadaan basah kuyup dan bau. Waktu SMP, pelajaran yang kutunggu-tunggu adalah olahraga, karena bisa main bola.

Ketika SMA, hampir setiap pulang sekolah atau istirahat, selalu bermain bola; tak terkecuali saat pelajaran olahraga. Tak beda ketika kuliah. Semenjak kampus psikologi memiliki lapangan futsal sendiri, hampir tiap sore (selepas mengerjakan skripsi), dia jadi tempat tujuanku untuk bermain futsal. Tak salah jika pengalaman-pengalaman tersebut membuatku mengidam-idamkan sebuah tempat kerja di mana aku bisa juga tetap bermain bola; minimal futsal. Namun ternyata harapan tak seindah nyatanya.

Sejak 2005 aku sudah terlibat di beberapa proyek pendidikan berbasis e-learning di kampus. Pengalaman ini yang membuatku direkrut menjadi staf tetap di bidang yang sama, pada 2008. Sejak itulah, kebiasaan menendang si kulit bundar makin lama makin tak terasah. Kasihan sekali sepatu futsal baruku tak kunjung diperawani.

Aku mencoba banting setir ke olahraga lain. Beli raket badminton dan beberapa perlengkapannya dengan harapan akan rajin bermain. Tapi pengalaman bermain bersama staf dan satpam-satpam kampus (jawara-jawaranya badminton di UI), membuatku trauma. Jarang-jarang lho, ada pebulutangkis minta digantikan orang lain di tengah pertandingan. Apalagi pebulutangkis itu menggunakan sepatu futsal.

Setelah badminton, aku coba beli sepatu lari. Namun tak juga memaksaku untuk berolah raga. Sesekali sih, aku jogging pagi di kampus. Tapi itu tak serajin yang kuharap. Sampai akhirnya 2 minggu lalu muncul pengumuman dari bagian SDM.

Bagian SDM menjalankan ujicoba kegiatan olahraga rutin di lingkungan UI. Waktunya adalah Jumat, mulai dari jam 07.00 hingga jam 10.30. Sebelumnya, karyawan-karyawan di UI sudah ada jadwal olahraga masing-masing. Tapi itu inisiatif sendiri, bukan anjuran resmi dari UI. Nah, kali ini program olahraga dari SDM adalah program resmi.

“Aaah, Senang sekali aku membaca program itu.” Dan aku pun memutuskan untuk ikut program itu secara berkala.

Ujicoba minggu pertamaku gagal. Malu-malu kucing saat harus datang ke lokasi dan bersosialisasi dengan staf bagian lain, menjadi alasannya. Tapi percobaan minggu keduaku berjalan dengan baik.

“Aku main futsal lagi!”

Meski tak mencetak gol atau memberi umpan, sangatlah lumayan untuk menyegarkan badan yang agak berkarat ini. Tapi imbasnya, 2 hari badan pegal-pegal karena kurang pemanasan.

Hari ini aku sudah tak sabar mau bertemu Jumat kembali. Bukan karena esoknya akhir pekan (bohong), tapi karena akan ada sesi keringat-keringatan di lapangan futsal lagi. Dan keringat-keringat itu adalah salah satu jalan menuju sehat.

“Yihaaaa!”

PS: Maaf ya, para pengguna layanan, aku sedang berolah raga di Jumat pagi. Hari itu saja kok.