Inspirasi Konser Bonita “Terima Kasih”
Aku memang lebih banyak fokus belajar memotret, namun seperti biasa, penampilan Bonita and the Hus Band pada 2 Desember 2010 lalu, tetap saja terasa energinya dan mampu menginspirasiku.
Jam 7-an malam aku sudah tiba di pelataran parkir motor Teater Salihara. Niatnya hendak menonton konser Bonita bertajuk “Terima Kasih”. Dari lama aku ingin sekali menonton mereka tampil. “Pasti akan menyenangkan sekali,” pikirku. Namun tampaknya tak pernah ada usaha untuk melakukannya. Sampai akhirnya Adoy memberikan kesempatan untuk nonton.Dia memberikan tiket gratis padaku, sebagai ganti peminjaman gitar. “Ah, kesampaian juga keinginanku, akhirnya!”
Selama penampilannya, kurang lebih 2 jam, Bonita and The Hus Band (BNTHB) membawakan 18 buah lagu. Dia juga menampilkan serta beberapa musisi berbakat lain, seperti Andreas Arianto pemain akordeon, Mery Kasiman pada piano dan Eni Agustien yang memainkan guzheng; alat musik petik dari China.
Namun, selama konser itu pula, aku lebih fokus pada bagaimana mengabadikan momennya ke dalam foto. Maklum, anak baru di dunia foto, sekaligus habis beli lensa baru. Jadi masih ingin main-main dan sedikit lupa dengan konsernya.
Meski demikian, penampilan BNTHB tetap saja menyihirku. Petikan dan irama gitar Adoy, tabuhan jembe Bharata, betotan bass dari Sheila dan suara romantis saksofon Jimmy Tobing, tetap saja membawaku menikmati musik mereka. Dan tak hanya menikmati, tapi aku juga terinspirasi.
Di mataku, mereka adalah musisi bernilai. Maksudnya, mereka tak sekadar bermain musik demi mendapatkan uang. Namun mereka juga banyak menyisipkan pesan-pesan positif dalam lagu mereka. Pesan tentang terima kasih, tentang kebahagiaan, tentang ketuhanan dan tentang cinta. Mereka ibarat guru, namun mengajar lewat musik. Dan ini adalah kualitas yang jarang dimiliki musisi kebanyakan saat ini.
Jadi meskipun konsentrasiku terpecah dengan foto mem-foto, alunan musik mereka, pesan-pesan mereka dan energi dalam lagu mereka, tetap saja mencapai rasa dan akalku. Semoga, suatu saat akupun bisa melakukan hal yang sama, meskipun mungkin dalam taraf berbeda.
*beberapa hasil jepretan konser ini bisa dilihat di Flickr.
-
Guekiller
-
http://fatriatmokohs.com FA Triatmoko HS
-
-
Vivi Sebayang
-
http://fatriatmokohs.com FA Triatmoko HS
-
Rekomendasi
Komentar
- FA Triatmoko HS on Tentang Kesederhanaan
- FA Triatmoko HS on Book Wish List
- Ibe on Book Wish List
- Ibe on Tentang Kesederhanaan
- FA Triatmoko HS on Catatan Akhir Semester
- auliyyaa on Catatan Akhir Semester
- Novani Nugrahani on Tentang Kesederhanaan
- Bali, Saya Datang! | aku dalam kata on Sorry, You’re the Speaker
- iiE on Sorry, You’re the Speaker
- FA Triatmoko HS on Seminggu Pertama Kuliah
Kategori
- Acak (201)
- Artikel (1)
- Berita Dunia (12)
- Inspirasi (5)
- Lingkungan (2)
- Bukuku (1)
- Cerita (74)
- Foto (5)
- Pendidikan (4)
- Psikologi (44)
- Kebersyukuran (26)
- Kisah Manusia (12)
- Kreativitas (1)
- POPsy! (5)
- Puisi (66)
- Refleksi (19)
- Tentang Cinta (9)
- Twente (8)
- Ulasan (20)
Arsip
Telusuri blog ini





