rapuhnya tanah dan rentannya dahan
jika kakiku berpijak di tanah yang rapuh,
mungkin akan terperosoklah aku.
jika aku berharap tanah itu memadat,
mungkin akan kecewalah diriku.
jika tanganku bergantung pada dahan yang rentan patah,
mungkin akan jatuhlah aku.
jika aku berharap dahan itu menguat,
mungkin akan kecil hatilah diriku.
*aku disini,
masih saja menyalahkan
rapuhnya tanah ku berpijak
dan rentannya dahan ku bergantung.
masih saja menanti
padatan tanah itu muncul sendiri,
dan
kuatnya dahan itu timbul sendiri.
Rekomendasi
Komentar
- FA Triatmoko HS on Tentang Kesederhanaan
- FA Triatmoko HS on Book Wish List
- Ibe on Book Wish List
- Ibe on Tentang Kesederhanaan
- FA Triatmoko HS on Catatan Akhir Semester
- auliyyaa on Catatan Akhir Semester
- Novani Nugrahani on Tentang Kesederhanaan
- Bali, Saya Datang! | aku dalam kata on Sorry, You’re the Speaker
- iiE on Sorry, You’re the Speaker
- FA Triatmoko HS on Seminggu Pertama Kuliah
Kategori
- Acak (201)
- Artikel (1)
- Berita Dunia (12)
- Inspirasi (5)
- Lingkungan (2)
- Bukuku (1)
- Cerita (74)
- Foto (5)
- Pendidikan (4)
- Psikologi (44)
- Kebersyukuran (26)
- Kisah Manusia (12)
- Kreativitas (1)
- POPsy! (5)
- Puisi (66)
- Refleksi (19)
- Tentang Cinta (9)
- Twente (8)
- Ulasan (20)
Arsip
Telusuri blog ini




