Belajar Menulis Cerita Pendek

Seingatku, aku sudah mulai menulis sejak SD; di pelajaran mengarang. Dan seingatku juga, aku dulu menyukai pelajaran itu. Hal tersebut nampaknya bisa kujadikan dasar bahwa sebenarnya dari dulu aku sudah suka menulis. Namun, seingatku juga, aku jarang sekali menulis cerita pendek.

Sejak SMP, aku biasa menulis tulisan-tulisan singkat; dua hingga 5 baris. Kebiasaan ini bertahan hingga kuliah. Baru setelah lulus dan ikut pelatihan jurnalistik bersama Agenda 18, aku mulai mencoba bentuk tulisan baru. Aku jadi tahu tentang menulis hard news dan juga softnews. Namun, belum sampai cerpen.

Menulis cerpen itu ibarat ingin memakan mentimun; meskipun mau tapi aku tak bisa karena akan dibuatnya pusing. Sekitar tahun 2008/9, aku pernah membuat 2 cerpen untuk dikirimkan ke majalah Hidup. Namun tak ada yang masuk.

Satu diantaranya sebenarnya pernah diberi komentar oleh F. Rahardi. Meski demikian, kurangnya waktu membuatku tak bisa menyelesaikan cerita itu. Jadinya berimbas panjang: aku jadi jarang menulis cerpen. :(

Kemudian aku ikut les menulis esai akademis Bahasa Inggris di Lembaga Bahasa Internasional UI. Ini membuat keinginan belajar cerpen menurun lagi. Apalagi saat aku mulai menikmati menulis gaya esai; plus gaya feature jurnalistik. Cerpen menjadi urutan kesekian dalam daftar “ingin belajarku”.

Tapi semesta berkata lain. Kesempatan belajar cerpen muncul saat seorang temanku ternyata mengajar kelas menulis ekspresif di PlotPoint. Aku jadi tertarik ikut salah satu kelasnya. Setelah melihat-lihat katalognya, terpilihlah kelas cerpen online! Mengapa kelas cerpen online? Pertama karena aku bisa belajar cerpen, kedua karena aku bisa belajar tentang sistem kelas online tersebut. “Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui,” begitu pikirku.

Kelas itu akan diadakan selama 5 minggu, dimana di masing-masing minggunya akan ada tugas. Tutor di kelas ini adalah Sitta Karina, penulis novel, cerpen dan esai. Seru sekali tampaknya!

Hari ini, aku sudah masuk hari pertama di kelas ini. Ada 10 orang di kelas ini. Kamipun sudah berkenalan di forum diskusi online-nya. Aku yakin akan bisa belajar banyak dari kelas ini; baik dari tutor maupun teman-teman sekelas. Tapi harapanku tak muluk-muluk. Aku hanya ingin bisa menulis beberapa cerpen dulu saja. Kalau nanti ketagihan, ya urusan belakangan. :D

2 thoughts on “Belajar Menulis Cerita Pendek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>