Menjadi Penampil Musik

Saya senang bermusik, khususnya bermain gitar, menciptakan lagu, mendengarkan musik dan sedikit bernyanyi. Dosen tamu kali ini, Dr. Weny Savitry S. Pandia, Psi., M.Si, membawakan materi yang sesuai dengan minat tersebut. Dalam presentasinya, pengajar di Universitas Atma Jaya ini memaparkan beberapa hal terkait penampilan musik, atau music performance, mulai dari keterampilan yang dibutuhkan oleh penampil hingga tips mengatasi kecemasan ketika hendak menampilkan musik. Continue reading

Karna Tak Mungkin Aku Untuk Tak Merindukanmu

Sebuah lagu memang bisa membangkitkan kenangan dan emosi yang menyertainya. Apalagi jika lagu itu diciptakan dan dibawakan band sendiri..dan aku, tak lagi berjalan di dalam dalam band itu.

Awal tahun 2000-an aku tergabung dalam sebuah band. Harmonic namanya. Ini adalah band bentukan kakakku dan teman-teman kampusnya. Di sana, aku berperan sebagai gitaris 2.

Rasanya seperti baru kemarin aku tergabung di sana. Latihan dari 1 studio ke studio lain. Dari yang sound system-nya pas-pasan hingga mencoba studionya personil band Stinky.

Seperti baru kemarin juga, gerilya dari satu panggung ke panggung lain. Dari 1 festival ke festival lain. Satu radio ke radio lain.

Kupikir dulu jalanku adalah di musik, yaitu jadi musisi. Sejak kecil, musik sudah jadi bagian hidupku. Tiap pagi selalu terputar alunan lagu dari kaset milik bapak ibu. Saat SMA, aku mulai ngeband secara resmi. Dari 1 acara ulang tahun teman ke ulang tahun teman lain, hingga acara ulang tahun sekolah.

Setelah tergabung dalam Harmonic, aku pun makin yakin dengan jalan musik. I’m willing to go through everything for it. Tawaran menjadi salah satu kepala bidang di senat kampus ditolak. Tawaran kerja dengan gaji menggiurkan juga kutolak. Semua untuk bisa bermain musik dalam band dan manggung, lalu bisa menghasilkan kaset.

Namun makin lama, aku merasa ada yang tidak pas. Sepertinya bukan jadi musisi seperti itu yang kubutuhkan. Yang selalu terbayang saat mengandaikan diri menjadi musisi adalah: panggung kecil, dekat penonton, suasana hangat, diselingi minuman hangat dan obrolan santai. Bukan seperti band-band di televisi.

Band-band di televisi juga turut membentuk keputusanku. Aku tak ingin seperti mereka, yang tak otentik. Dicitrakan sesuai kebutuhan dan kemauan produser, demi keinginan pasar. Belum lagi isi lagu mereka. Rata-rata lagu-lagu cinta yang..yah, tak mengajarkan hal-hal positif bagi pendengarnya. Aku takut suatu saat akan jadi bagian roda itu.

Pemikiranku makin bulat. Jalanku bukan di situ. Dan aku pun mengundurkan diri dari band.

Malam ini, hampir 5 tahun kemudian. Ingatanku terbang menuju masa itu, saat aku dan Harmonic berjalan bersama. Kami telah membuat lagu-lagu yang bagus. Enak didengar lah. Tapi memang jalan kita hanya sampai di situ saja; setidaknya untuk kali ini.

Namun kawan, aku doakan kita, kamu dan kamu, supaya, meski tak lagi bersama dalam musik, akan tetap menjalani hidup masing-masing yang penuh berkah. Sungguh kawan, karena tak mungkin aku untuk tak merindukanmu.

Jason Mraz – 93 Million Miles

Lagu favorit terbaru: Jason Mraz – 93 Million Miles.

93 million miles from the Sun, people get ready get ready,
’cause here it comes it’s a light, a beautiful light, over the horizon into our eyes
Oh, my my how beautiful, oh my beautiful mother
She told me, “Son in life you’re gonna go far, and if you do it right you’ll love where you are
Just know, that wherever you go, you can always come home”

Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…

240 thousand miles from the Moon, we’ve come a long way to belong here,
To share this view of the night, a glorious night, over the horizon is another bright sky
Oh, my my how beautiful, oh my irrefutable father,
He told me, “Son sometimes it may seem dark, but the absence of the light is a necessary part.
Just know, you’re never alone, you can always come back home”

Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…

You can always come back…back…

Every road is a slippery slope
There is always a hand that you can hold on to.
Looking deeper through the telescope
You can see that your home’s inside of you.

Just know, that wherever you go, no you’re never alone, you will always get back home

Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…

Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…
Ohh…ohh…ohh…

93 million miles from the Sun, people get ready get ready,
’cause here it comes it’s a light, a beautiful light, over the horizon into our eyes…

*liriknya: 93 Million Miles

Slank di Masa Remaja

Jadi, musik masa mudaku adalah Slank.

Pertama kenal saat di kelas 2 SMP, dari seorang teman sekelas dan juga dari MTV yang sedang mulai jaya. Album pertama yang kupunya berjudul Lagi Sedih. Saat itu Slank sedang kacau-kacaunya. Narkoba dan juga keluarnya Indra, Pay dan BonQ, pentolan-pentolannya.

Semua-muanya bergambar Slank. Tas slempangan, coret-coretan di sepatu, sampul buku bahkan ukiran hasil vandalisme di meja kelasku. Makin lengkap dengan playlist Slank di manapun ada gitar dan kawan bernyanyi. “Keren aja kayaknya kalau jadi anak Slankers.”

Slank: Generasi Biru

Meski sudah tiap hari mendengarkan lagunya, baru ketika kelas 1 SMA aku menyambangi markas mereka di Gang Potlot dan mulai nongkrong di sana. Kadang datang dengan beberapa teman sekolah. Kadang sendirian. Tapi tak pernah bertemu langsung dengan salah satu dari personilnya waktu itu. Saat itu pula aku resmi jadi salah satu Slankers. Dibuktikan dengan kartu anggota; yang saat ini entah ada di mana.

Namun bersamaan dengan masa remaja yang mulai luntur, rasa slankers pun mulai luruh juga. Aku tak lagi ke Potlot. Album terakhir yang kumiliki dan kudengarkan adalah Virus Roadshow di tahun 2001. Di tahun yang sama, aku mulai berkuliah dan kenal dengan musik-musik lain.

Alhasil Slank terkubur dengan sendirinya bersama masa remaja. Namun bukan berarti kenangannya hilang. Sudah 2 bulan terakhir, suara Kaka, gebukan drum Bimbim, betotan bas Ivan dan raungan gitar Ridho dan Abdee mengiang di telingaku. Dan memori pun mengalir tanpa diminta.

Jason Mraz – I Won’t Give Up

Lagu yang sangat indah, tentunya! :)

Jason Mraz – I Won’t Give Up

 

Hmmmm … Hmmmm … Hmmmm … Hmmm …

When I look into your eyes
It’s like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
There’s so much they hold
And just like them old stars
I see that you’ve come so far
To be right where you are
How old is your soul?

I won’t give up on us
Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up

And when you’re needing your space
To do some navigating
I’ll be here patiently waiting
To see what you find

‘Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We’ve got a lot to learn
God knows we’re worth it
No, I won’t give up

I don’t wanna be someone who walks away so easily
I’m here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use
The tools and gifts we got yeah, we got a lot at stake
And in the end, you’re still my friend at least we did intend
For us to work we didn’t break, we didn’t burn
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I’ve got, and what I’m not
And who I am

I won’t give up on us
Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up
Still looking up.

I won’t give up on us (no I’m not giving up)
God knows I’m tough enough (I am tough, I am loved)
We’ve got a lot to learn (we’re alive, we are loved)
God knows we’re worth it (and we’re worth it)

I won’t give up on us
Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up

lirik dari azlyrics.

Susan Boyle – Prayer of Saint Francis

Make me a channel of your peace:
Where there is hatred, let me bring your love,
Where there is injury, your pardon, Lord,
And where there’s doubt true faith in you.

Make me a channel of your peace:
Where there’s despair in life, let me bring hope,
Where there is darkness, only light,
And where there’s sadness, ever joy.

O Master, grant that I may never seek
So much to be consoled as to console;
To be understood as to understand,
To be loved, as to love with all my soul!

Make me a channel of your peace:
It is in pardoning that we are pardoned,
In giving of ourselves that we receive,
And in dying that we are born to eternal life.

Muse – Invincible

Nice song with powerful and moving lyrics

Follow through
Make your dreams come true
Don’t give up the fight
You will be all right
Cause there’s no one like you
In the universe

Don’t be afraid
What your mind conceals
You should make a stand
Stand up for what you believe
And tonight we can truly say
Together we’re invincible

And during the struggle
They will pull us down
But please, please let’s use this chance to
Turn things around
And tonight we can truly say
Together we’re invincible

Do it on your own
Makes no difference to me
What you leave behind
What you choose to be
and whatever they say
Your soul’s unbreakable

And during the struggle
They will pull us down
But please, please let’s use this chance to
Turn things around
And tonight we can truly say
Together we’re invincible
Together we’re invincible

And during the struggle
They will pull us down
Please, please let’s use this chance to
Turn things around
And tonight we control history
Together we’re invincible
Together we’re invincible

PS: it’s an unlikely but good choice for a wedding songs :D

Edwin McCain – I Could Not Ask For More

Great song with great lyrics.

Lying here with you
Listening to the rain
Smiling just to see the smile upon your face
These are the moments I thank God that I’m alive
These are the moments I’ll remember all my life
I found all I’ve waited for
And I could not ask for more
Looking in your eyes
Seeing all I need
Everything you are is everything to me
These are the moments
I know heaven must exist
These are the moments I know all I need is this
I have all I’ve waited for
And I could not ask for more

Chorus
I could not ask for more than this time together
I could not ask for more than this time with you
Every prayer has been answered
Every dream I have’s come true
And right here in this moment is right where I’m meant to be
Here with you here with me

These are the moments I thank God that I’m alive
These are the moments I’ll remember all my life
I’ve got all I’ve waited for
And I could not ask for more

Chorus

I could not ask for more than the love you give me ‘Coz it’s all I’ve waited for
And I could not ask for more
I could not ask for more

PS: Dear Tasya, let’s sing this song. Shall we?

1 2