sepertinya, mulai saat ini,
aku harus kembali belajar lagi :
untuk bisa menerima dirimu sebagaimana engkau ada.
tak mudah, benar, sungguh tak mudah.
dalam pikiranku,
telah ada bermacam yang menggangguku untuk belajar kembali :
kekecewaan masa lalu,
orang lain pembanding dirimu,
kurang yang kulihat pada dirimu…
semuanya menghambatku menerima dirimu
sebagaimana engkau [...]
sepertinya, mulai saat ini,
aku harus kembali belajar lagi :
untuk bisa menerima dirimu sebagaimana engkau ada.
tak mudah, benar, sungguh tak mudah.
dalam pikiranku,
telah ada bermacam yang menggangguku untuk belajar kembali :
kekecewaan masa lalu,
orang lain pembanding dirimu,
kurang yang kulihat pada dirimu…
semuanya menghambatku menerima dirimu
sebagaimana engkau ada…
sungguh aku harus belajar lagi..
aku harus mulai bisa :
tak lagi memandang masa lalu,
tak lagi melihat orang lain,
melihat semua yang baik, yang kau lakukan padaku..
aku harus belajar lagi..
Rekomendasi
Komentar
- FA Triatmoko HS on Tentang Kesederhanaan
- FA Triatmoko HS on Book Wish List
- Ibe on Book Wish List
- Ibe on Tentang Kesederhanaan
- FA Triatmoko HS on Catatan Akhir Semester
- auliyyaa on Catatan Akhir Semester
- Novani Nugrahani on Tentang Kesederhanaan
- Bali, Saya Datang! | aku dalam kata on Sorry, You’re the Speaker
- iiE on Sorry, You’re the Speaker
- FA Triatmoko HS on Seminggu Pertama Kuliah
Kategori
- Acak (201)
- Artikel (1)
- Berita Dunia (12)
- Inspirasi (5)
- Lingkungan (2)
- Bukuku (1)
- Cerita (74)
- Foto (5)
- Pendidikan (4)
- Psikologi (44)
- Kebersyukuran (26)
- Kisah Manusia (12)
- Kreativitas (1)
- POPsy! (5)
- Puisi (66)
- Refleksi (19)
- Tentang Cinta (9)
- Twente (8)
- Ulasan (20)
Arsip
Telusuri blog ini




