Makanan Untuk The Dynamic Duo

Your body will never work harder than it does during pregnancy and birth. To maintain your strength and energy levels, and give your baby the best start in life, you must eat well.”

Dr. Miriam Stoppard’s Your Healthy Pregnancy

Begitu pembukaan bab 2 buku Trusted advice: Your healthy pregnancy, yang ditulis oleh Dr. Miriam Stoppard. Aku mengamininya, mengingat istri dan si Kakak, my dynamic duo, akan butuh banyak asupansehat untuk menjaga kesehatan dan perkembangan janin.

Menurut Dr. Stoppard, golden rule ketika makan adalah: makin alami, makin baik. Makanan segar adalah yang utama, makanan yang dibekukan adalah berikutnya, dan makanan kalengan adalah pilihan terakhir.

Ibu hamil butuh 200-300 kalori per hari. Disarankan untuk mulai makan kecil 5-6 kali sehari, bukan 2-3 kali makan besar dalam sehari. Makanan yang dibutuhkan adalah protein serta karbohidrat, dan kaya vitamin serta mineral; khususnya zat besi.

Protein adalah nutrisi esensial bagi bayi, karena asam amino yang terkandung di dalamnya adalah building block bagi tubuh. Ia akan membentuk otot, tulang, jaringan pengikat, dan organ penting seperti hati, paru-paru dan ginjal. Sebenarnya, tubuh kita dapat mensintesa asam amino. Namun asam amino yang esensial, didapatkan lewat makanan, seperti dari daging, produk susu, ikan, unggas dan telur.

Sumber protein. gambar dari http://www.functionalfitmag.com/blog/wp-content/uploads/2012/07/High-Protein-Foods.jpg

Karbohidrat, akan menyuplai kalori paling besar, sehingga disarankan untuk makan karbohidrat yang tidak diproses dan menghindari makanan minim kalori. Makanan berkarbohidrat kompleks, seperti gandum, kentang, dan kacang-kacangan.

Makan penting berikutnya adalah yang mengandung vitamin, yang didapatkan dari sayur dan buah-buahan. Sayuran berdaun hijau, buah-buah berwarna merah dan kuning, adalah sumber vitamin A, E dan B6 yang baik.

Selain vitamin, ibu dan kakak perlu mineral, khususnya zat besi dan kalsium. Zat besi akan penting dalam memproduksi hemoglobin. Zat besi ini didapat dari telur, daging merah, ikan, kacang hijau, aprikot, kismis, dan persik.

Sedangkan kalsium penting dalam proses perkembangan tulang bayi. Kalsium ini sendiri didapat dari produk susu (pilih yang rendah lemak), sayuran hijau, produk kacang kedelai, brokoli, dan ikan bertulang, seperti tuna atau ikan haring.

Makanan yang harus dihindari, karena minim kalori dan hanya mengandung gula atau tepung olahan: (1) apapun yang mengandung gula (sirup, madu, gula buatan seperti saccharine dan aspartame), (2) cokelat dan permen, (3) minuman ringan (termasuk jus dengan pemanis), (4) produk kue-kue, roti, donat, pai, selai dan jelly, (5) buah kalengan dalam sirup, (6) krim buatan, sereal sarapan dengan pemanis, (7) es krim yang mengandung gula tambahan, dan (8) penyedap makanan yang mengandung gula (termasuk peanut butter, mayonnaise, saus spaghetti).

“Wah, nampaknya perlu usaha keras dalam menjaga asupan untuk ibu dan kamu, nih Kak. Apalagi ibu itu suka sekali makan. Biasanya, makanan enak belum tentu sehat. Dan makanan sehat belum tentu enak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *