Menuju Cipanas, Sampainya ke Nirwana

Sejak berangkat pukul 6 pagi, sudah terbayang Taman Bunga Nusantara, seperti yang kukunjungi di awal 2012. Namun karena kami pergi di hari ketiga libur lebaran, semua warna-warni kembang yang terbayang, memudar segera.

Kami berangkat bertujuh: Ibu, Bapak, 3 kakak dan 1 keponakan. Kami pergi dari Ciganjur, dan masuk tol Cijago. Karena lewat tol itu, kami lebih cepat sampai dekat tol Ciawi. Bersyukur sekali, saat kami tahu ternyata ada kemacetan dari tol di kawasan Cawang hingga Ciawi. 

Pukul 8 kami masih terjebak kemacetan di pintu Tol Ciawi. Ternyata sampai pukul 10-an, kami pun masih terjebak di perempatan Pasar Ciawi. Syukurlah kami belok ke arah tersebut. Jikalau kami memilih untuk belok kiri langsung ke arah Puncak, kami tak akan punya pilihan lain selain lanjut sampai atas.

Akhirnya kami memutuskan untuk mengubah tujuan. Meski sempat bingung, antara ke The Jungle di Bogor atau ke Taman Buah Mekarsari, kami akhirnya memilih yang pertama karena lebih dekat.

Kami pun belok dari perempatan, menuju ke arah Bogor. Sempat kami merayap di kemacetan Jalan Tajur, dan berhenti untuk numpang ke toilet di mini market. 

Pukul 12-an kami akhirnya sampai ke The Jungle, yang terletak di Bogor Nirwana Residence. Karena kelaparan, Rumah Air langsung kami tuju. Konsep restoran ini cukup menarik, meski tak baru lagi. Saung-saung di tengah kolam ikan. Makanannya menurutku juga biasa saja rasanya. Banyak yang lebih enak. Porsinya pun tak setimpal dengan harganya, 20-an ribu ke atas. Sebagai perbandingan, 1 porsi nasi putih dan sambal cabai hijau semanngkuk kecil, dihargai 7 ribu rupiah. (Hush! Bersyukur sudah bisa makan. Tak perlu mengeluh)

Setelah makan siang di Rumah Air, Jungle, Bogor

Setelah selesai, kami berniat masuk ke Jungle. Namun karena melihat si ponakan sudah nampak lelah, kami hanya berkeliling membelikan suvenir baginya, lalu kembali ke Jakarta.

Topi (pinjaman) saya bundar

Perjalanan pulang, jauh lebih manusiawi. Pukul 4-an sore kami sudah sampai di Sunter (sekitar sejam dari Bogor), dan pukul setengah 6-an sudah sampai Ciganjur lagi (beranjak sekitar jam 5).

Syukurlah semua selamat, meski badan letih karena duduk seharian di mobil. Dan terlebih lagi, seingatku ini pertama kalinya kami bisa pergi sekeluarga dalam formasi lengkap; termasuk dengan si ponakan.

🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *