Menuju TOEFL iBT

Setelah sempat bercerita tentang kegalauan setelah mengikuti tes TOEFL iBT dan kegembiraan dengan hasilnya, sekarang aku akan berbagi proses persiapan dan pelaksanaan tes tersebut.

Aku mengikuti tes pada 12 Desember 2010, di Plaza Sentral, Sudirman. Meski demikian, aku sudah mendaftar kurang lebih 3 minggu sebelumnya.

Mencari Info TOEFL iBT

Yang pertama aku lakukan adalah mencari info tentang tes TOEFL iBT itu sendiri. Tes TOEFL ini dikeluarkan oleh satu lembaga bernama English testing Service, atau ETS. Di Indonesia, ternyata The Indonesian International Education Foundation (IIEF) yang bisa melaksanakan TOELF iBT.

Berikutnya, aku mencari info lebih dalam tentang pendaftaran TOEFL iBT. Ada beberapa laman yang bisa ditelusuri:

Nah, yang kulakukan kemarin adalah: (1) mencari tahu tatacara registrasi tes, (2) menghubungi IIEF; menanyakan tatacara registrasi dan pembayaran pendaftaran, (3) lalu menentukan tanggal tes yang kuinginkan.

Mendaftarkan Diri

Tahap berikutnya adalah mendaftarkan diri. Pertama, perlu diketahui bahwa ada beberapa metode pendaftaran: secara online, telepon, surat atau langsung. Tentu saja, cara online atau langsunglah yang paling mungkin kulakukan. (panduan mendaftar secara online bisa diunduh disini).

Pendaftaran online ini dilakukan dalam situs ETS. Disana aku lalu membuat profil/username. Yang harus diingat ketika membuat profil adalah: profil ini WAJIB sesuai dengan keterangan; entah di KTP atau paspor. Info ini akan dipakai untuk pembuatan sertifikat dan juga pengiriman hasil ke instansi yang diinginkan. Ketika mendaftar, ikuti saja petunjuk-petunjuk dan isi kolom-kolom yang tersedia.

Kedua, aku membayar untuk mendapatkan bukti pendaftaran, yang akan digunakan ketika hendak mengerjakan tes. Ada beberapa metode pembayaran, yaitu melalui kartu kredit/debit, cek elektronik atau voucher. Metode ketiga inilah yang paling mungkin buatku. Aku lalu mengirimkan e-mail ke IIEF; bertanya tentang proses pendaftaran dan pembayaran. Mereka kemudian mengirimkan formulir pembelian voucher beserta nomor rekening untuk ditransfer. Voucher ini sendiri seharga tes aslinya; USD199 atau Rp. 1.518.000 (dengan kurs saat itu).

Setelah membayar, IIEF kemudian memberikan konfirmasi dan nomor voucher. Nomor inilah yang kemudian perlu dimasukkan dalam kolom metode pembayaran; di dalam profil yang telah dibuat di situ ETS tadi. Di dalam profil tadi, aku juga bisa mengatur kapan dan dimana tes iBT akan kuambil. Aku juga bisa memilih institusi/universitas mana yang akan kukirimi hasilnya (ETS menggratiskan pengiriman ketika kita memilih ini sebelum mengambil tes).

Jika semua sudah diisi, ETS akan mengirimkan confirmation ticket yang harus dicetak, lalu dibawa saat pelaksanaan tes.

Mempersiapkan Diri

Setelah selesai mendaftar dan aku sudah tahu akan tes kapan dan dimana, selanjutnya adalah fase persiapan. Tak banyak yang kulakukan untuk mempersiapkan diri, sebab aku mau banyak waktu yang bisa kupakai untuk istirahat dan menyenangkan diri. Asusmsinya, kalau hati senang, pikiran juga tenang. hahaha

Pertama, tentunya belajar di area yang kurang kukuasai: speaking! Aku mencari contoh pertanyaan di internet dan menemukan beberapa. Aku juga mencari contoh jawaban di YouTube. Bahkan aku mengkhatamkan diri dengan latihan dari buku Longmann di kosan teman; berhubung di rumahku sedang ada acara dari sore hingga malam.

Kedua, aku mulai mencoba menjawab-jawab pertanyaan dari contoh-contoh untuk speaking section. Hampir tiap pulang kantor, selalu berbicara sendirian menjawab soal-soal tersebut.

Ketiga, aku memperbanyak membaca buku berbahasa inggris dan mencoba bersuara ketika membacanya. Niatnya hendak meningkatkan kemampuan mengucapkan dan menambah kosakata. Kala itu, novel Eat, Pray, Love jadi korbannya. Aku juga membiasakan ngobrol di jejaring sosial dengan Bahasa Inggris; tidak selalu, namun misalnya menginisiasi English day.

Sebenarnya aku tak mempersiapkan untuk tes dengan terlalu serius. Yang penting hepi. Kalau kita hepi, hati tenang, pikiran terang, tes pun bisa dikerjakan dengan lancar.

Bersambung

5 thoughts on “Menuju TOEFL iBT

  1. Pingback: Tweets that mention Blog: Menuju TOEFL iBT -- Topsy.com

      • lumayan informatif…. masalah penting dan ngga penting, itu personal. 🙂 nyantai saja. saya pengen nanya, setelah test, berapa lama Masnya menerima hardcopy reportnya? Maksud saya sejak hari H ujiannya, kemudian Mas nya menerima kiriman amplop hasil testnya dari ETS , itu butuh berapa lama? lebih dari 1 bulan? 

        • Hardcopy report saya dapat hampir lebih dari 1 bulan. yg repot itu adalah jika kamu mengirimkan 1 kopi (langsung dari ETS) ke institusi luar negeri. Bisa 4-6 minggu setelahnya baru sampai tujuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *