Naik Kereta Api Tut Tut Tut

Dear Kakak,

Kita pagi ini sedang naik Argo Parahyangan. Kamu pasti tahu kita hendak ke mana. Iya, kita akan ke Bandung. Ini eksplorasi pertama kita bersama, setelah kamu menginjak usia 26 minggu. Pukul 3 pagi kita sudah terbangun dan jalan dari rumah oma dan opa. Semoga seru yaaa.

Di suatu sawah, dekat stasiun Plered

Rencana awal, ibu ingin ajak kita wisata ke pantai. Dia ingin bermain di pantai bersama kamu. Terbersitlah kota Yogyakarta untuk dikunjungi. Kita rencananya mau eksplorasi daerah pantai dan daerah lain yang  belum tersambangi saat bulan madu ayah dan ibu.

Namun rencana itu akhirnya berubah. Sebelumnya, Dokter Ovi menyarankan menggunakan alat transportasi kereta api, jika ingin bepergian. Namun 12 jam di kereta, bisa membosankan dan berisiko untuk kamu. Pengalaman beberapa kenalan yang istrinya keletihan akibat naik kereta jarak jauh, jadi pertimbangan utama.

Kalau pesawat terbang menurut dokter, berisiko lebih tinggi dari kereta api, karena bisa ada turbulensi atau fenomena lain yang dapat membuat ibu terkaget. Dampak kaget itu bisa membuat asupan oksigen untuk kamu bisa terputus. Dan itu bisa fatal akibatnya.

Ya sudah, kami akhirnya memutuskan  ke Bandung saja, naik kereta api. Setelah menikmati perjalanan sekitar 3 jam, kita akan menginap di Rose Room Villa de Romarin, yang ditemukan ibu lewat Airbnb. Nampaknya seru penginapan itu, apalagi ada kolam renangnya.

Kakak, sekarang kita sedang dalam perjalanan nih. Siap untuk bertualang di Bandung. Ayo kita bertualang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *