peristirahatan terakhir

aku ingin hatimu,
hati kalian semua
menjadi tempat peristirahatan terakhirku.
dan aku memang akan ada disitu,
selamanya.

jikalau kau lupa akan aku,
hiruplah sejuknya udara pagi hari,
perlahan,
hiruplah sedalam mungkin,
hingga tak ada ruang lagi dalam dirimu bagi kesejukan itu.

atau,
nikmatilah indah tenggelamnya matahari,
perlahan,
nikmatilah sedalam mungkin,
hingga tak ada lagi ruang lagi dalam dirimu bagi keindahan itu.

atau,
saksikan lambaian riang dedaunan,
perlahan,
saksikanlah setenang mungkin,
hingga tak ada ruang lagi dalam dirimu bagi keriangan itu.

atau,
rasakan curahan segarnya hujan
perlahan,
rasakan setenang mungkin,
hingga tak ada ruang lagi dalam dirimu bagi kesegaran itu.

: kau akan ingat aku lagi.

aku ada dimana-mana.
bahkan setelah kematianku
tanah pekuburan tak mampu mengekang jiwaku.
nisanku adalah hidup ini; alam semesta ini!
dan aku akan tetap hidup di hatimu
dan hati kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *