Review Star Wars: The Force Awakens

Sudah 38 tahun sejak kemunculan perdana Star Wars Episode IV, dan 10 tahun sejak Episode III. Tahun 2015, Episode VII: The Force Awakens akhirnya muncul lagi, dengan percikan-percikan baru, rasa yang familiar dan pertanyaan tak terjawab.

Film yang konon proses produksinya amat dirahasiakan ini, disutradarai oleh J.J. Abrams; yang juga mengarahkan produksi film Star Trek. Hasilnya tidak sia-sia. Baru 2 minggu tayang di seluruh dunia, sudah menghasilkan lebih dari 1 miliar dolar amerika.

poster taken from http://a.dilcdn.com/bl/wp-content/uploads/sites/6/2015/10/tfa_poster_wide_header-1536×864-959818851016.jpg

Pemeran-pemeran baru bermunculan, meskipun banyak pemeran lama yang muncul. Penikmat 2 trilogi Star Wars sebelumnya, pasti sudah kenal dengan Han Solo, Leia, Chewie, dan Luke Skywalker. Mereka akan dilanjutkan oleh Rey , Finn, BB-8, dan yang penting juga adalah Kylo Ren; penerus Darth Vader.

Meski banyak pemeran baru, ada rasa familiar ketika menonton Episode VII. Adegan-adegan pertempuran di udara, target menghancurkan senjata pemusnah massal, sisa-sisa peralatan perang & Millenium Falcon, mengingatkan akan episode sebelumnya.

Setelah keluar dari bioskop, film ini terasa ‘menggantungkan penontonnya’. Banyak pertanyaan yang tidak terjawab. Rey itu siapa? Kenapa Kylo Ren menjadi seperti itu? Siapa Snoke? Mengapa hanya Finn? Luke kok menghilang? Dan kenapa Iko Uwais serta Yayan Ruhian tidak berkelahi? Pastinya ini adalah taktik untuk persiapan episode selanjutnya.

Kylo Ren, Phasma & Hux http://www.theforceawakensblog.com/wp-content/uploads/2015/10/Latest-The-Force-Awakens-Trailer-Description.jpg

Dua hal yang oke menurutku adalah karakter Kylo Ren dan BB-8. Meski masih “mentah”, labil dan belum seganas Darth Vader, tapi tampilan kostum dan lightsaber- Kylo Ren keren. Dia ibarat campuran antara Snape dan Marilyn Manson. Dan BB-8. Aaah! Droid yang lucuuuu.

Meskipun aku enjoy menontonnya, tapi kurang terlalu berkesan dengan film ini. Pertempurannya seru, tapi kurang wah. Pertarungan akhir antara Rey dan Kylo Ren, terasa kurang greget. Yayan dan Iko pasti lebih bisa menghasilkan perkelahian yang jauh lebih seru. Kita lihat saja di 2 episode selanjutnya. Aku berharap banyak dari keduanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *