Setengah Tahun Sudah

Halo Nak Icil,

sudah lama ayah tidak menulis tentangmu. Tulisan terakhir tertanggal 10 Januari 2017, tentang pengalamanmu di-insisi karena tongue tie dan lip tie. Saat ini usiamu sudah 6 bulan! Sudah banyak pengalaman baru yang kita rasakan bersama. Dan sekarang, kita siap untuk berkenalan dengan makanan pendamping ASI (MPASI).

Nak Icil, saat ini kamu sudah tidak kecil lagi. Banyak sekali yang mengatakan bahwa badanmu ini besar. Bagaimana tidak? Sekarang tinggimu sudah lebih dari 70 cm. Kalau dimasukkan ke kurva pertumbuhan WHO, kamu sudah melonjak jauh di atas.

Namun jika dilihat dari berat badanmu yang sekitar 7,3 kg, masih di bawah garis yang semestinya. Ayah ibumu akhirnya  memutuskan untuk tidak terlalu ngoyo lagi mengejar garis itu. Yang terpenting, asupan ASI untukmu, masih tercukupi. Apalagi ketika bertemu dengan bayi lain, yang ternyata usianya jauh lebih tua namun berat badannya tidak jauh beda denganmu.

Saat ini, syukurlah sudah banyak keterampilan yang kau kuasai. Rujukan kami dari apps Prima di perangkat Android. Resmi keluaran IDAI. Meski belum memuaskan, tapi sudah cukup membantu untuk memahami pertumbuhan dan perkembangan perkembanganmu, nal.

Sampai usia 6 bulan, kita sudah berwisata ke sana ke sini. Kita sudah sampai berjibaku antre membayar di Big Bad Wolf ICE BSD, asyik berkeliling memandangi ikan di Seaworld, datang ke TPS kala pilkada DKI, putar-putar di baby fair, hingga mampir ke pameran alat musik.

“Semoga pengalaman kita, menumbuhkan kenangan baik di ingatanmu. Sehingga ketika dewasa nanti, kamu pun akan berusaha memberi kenangan baik bagi sekitarmu.”

Tepat hari ini pula, kamu akan makan MPASI. Ibu sudah menyiapkan bubur dan alpukat untuk kau santap sebagai makanan keduamu setelah ASI. Sudah siap untuk belepotan nih. Hihihihihi. Sebelum ini, kami berdua sudah membekali dengan membaca-baca buku; termasuk rujukan dari WHO. Semoga cukup; karena pasti akan lebih ribet ketika praktik nanti.

Beberapa hari belakangan ini, tanda-tanda gigimu akan muncul, makin kentara. Makin rajin rewel, buih-buih liur makin banyak, dan makin rajin mengemut apapun.

calon gigi

Kita harus siap-siap ya, nak. Menjadi dewasa memang tidak mudah mudah. Ayah dan ibu akan berusaha membimbingmu mengarunginya. Kami akan kesulitan, kamu pun demikian. Namun ikhlaskan bahwa akan selalu ada berkah di sekitar kita.

Oh iya, hari ini kamu akan di-encus oleh dokter. Siap-siap yaa. Ayah juga siap-siap nih merogoh kocek kok. Hahaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *