surat untukmu

Untukmu, yang sering kuperhatikan.

Selama ini, aku hanya bisa memandangimu dari kejauhan.

Aku memandangi caramu berjalan;menghafalkan langkahmu itu, sehingga lain kali, aku akan dapat lebih mudah mengenalimu dari kejauhan.

Aku mengingat-ingat siapa saja kawanmu dekatmu;mereka akan kujadikan penanda kemunculanmu, sehingga lain kali,aku tahu kau akan datang dari datangnya mereka.

Aku memperhatikan raut wajahmu;mencari lalu menyimpan senyummu dalam ingatanku, sehingga lain kali,aku dapat menghadirkan kembali dirimu dalam pikiranku.

Aku mengutuhkan semua keberanian yang kupunya;mengumpulkan dan menyatukannya, sehingga lain kali,aku dapat menyapa dan memulai perkataan denganmu.

Selama ini,aku hanya bisa memandangimu dari kejauhan.tapi aku mencoba untuk berbuat sesuatu,hingga kau akhirnya memperhatikanku pula.

Dariku,yang sering memperhatikanmu.

3 thoughts on “surat untukmu

  1. huhuhu moko…kok jadi sedih gini gue bacanya….
    Mok gue doain lo keluar dari keadaan ini secepatnya (apapun hasilnya, ya smoga sih dia mau ama lo hehehe). Trus lo juga ga lagi sakit2an gara masalah ini.
    Mok jangan lupa untuk membuka pintu hati lo selebar2nya untuk orang lain. Jangan terpaku ama satu orang aja mok, yang belum tentu akan masuk ke dalam pintu lo (bukannya gue doain lho…).Gue cuman takut gara2 lo nungguin satu orang aja, lo jadi terlihat tertutup oleh seseorang yang tertarik untuk masuk ke pintu lo itu. (ribet banget sih…ya smoga lo ngerti dan analogi gue bener…)

  2. wah moko…
    tulisan lo bagus…
    based on trus story soalnya..
    dan mgkn smua org pernah (bahkan sering) ky gitu… *termasuk gw [ngomong dlm hati]* hehe..

    keep on writing!!!

    nb: ga nyangka lo yg pendiem (heh?!) tnyata bisa nulis buanyaaaaakk..

    happy sunday..GBU

    _wiwit_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *