Sweet Seventeen Si Kakak

Dear Kakak,

Semalam ayah dan ibu pulang dari jadwal kencan dengan kamu. Kami datang dengan sedikit was-was, dan pulang dengan membawa pekerjaan rumah dan kebahagiaan.

Kamu semalam sudah masuk usia 17 minggu. Sweet seventeen ya. Kalau dilihat dari hasil USG, seluruh organ mayornya; kepala, tangan, kaki, tulang punggung, lambung dan jantung; nampak normal. Syukurlah jika begitu. Di minggu ini, katanya otakmu akan makin berkembang. Ibu Pun diberikan suplemen berisi DHA, untuk pertumbuhan otakmu.

Seperti biasa ketika USG, kamu goyang-goyang. Bahkan terlihat kamu sedang mengulum jempol lho. Lumayanlah, bukan pose victory seperti yang ayah ibu minta. 😀

“Kalau sudah lahir, jangan dilarang ngemut jari ya. Itu hal biasa,” begitu kata dokter.

Namun sebelum konsultasi, kami cemas, karena ada hasil tes dokter ibu, yang di bawah nilai normal. HT atau hematocrit. Hasil pencarian ibu tentang istilah itu berisi indikasi anemia, disebabkan kurangnya zat besi.

“Wah, Kakak bagaimana kondisinya?” kami berdua cemas.

Kami juga merasa bersalah, karena kurang bisa saling mengingatkan tentang disiplin dalam makan.

Benar saja. Dokter Ovy mendorong ibu untuk makan lebih sehat. Perbanyak ikan; lebih baik ikan air tawar, karena hampir semua ikan air asin sudah berformalin, katanya. Opa senang sekali, karena bisa ada alasan untuk memancing ikan di laut.

Daging ayam masih boleh, area dada lebih baik, karena minim lemak. Apalagi ibu ada kecenderungan untuk darah tinggi. Lemak, makanan berminyak, dan tepung-tepung, perlu dihindari. Teh juga.

Ibu diminta makan makanan rebusan. Untuk susu dan yoghurt, cari yang sesegar mungkin (expired date singkat). Ibu juga diminta berolahraga, yang aman, seperti berjalan atau berenang.

“Ayah dan Ibu bakal banyak PR nih, Kak,” sambil manggut-manggut mendengar petuah dokter.

Di antara semuanya, mendengar detak jantung stabil kamu, membuat ayah bahagia. Ada kehidupan di rahim ibu.

Detak jantung Si Kakak

Lalu ketika Dokter Ovy mengarahkan USG ke arah selangkangan, nampak ada tonjolan kecil.

“Ada tonjolan di antara selangkangan ini, kemungkinan besar laki-laki. Tapi belum pasti. Bisa jadi klitoris yang menonjol. Pertemuan berikutnya akan kita pastikan,” begitu katanya.

Kita lihat saja bulan depan (sambil minum jus kacang hijau lagi) 😀

PS: ada bacaan menarik dan penting tentang docosahexaenoic acid (DHA) di tautan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *