Aku Suka Senin!

Senin. Sering disamaartikan dengan berakhirnya masa libur akhir pekan. Dan, disamakan dengan dimulainya hari kerja yang meletihkan. Sehingga muncul anekdot “I don’t like Monday” atau “Aku tak suka hari Senin”. Namun, tak ada salahnya mulai kita belajar dari rekan-rekan beda spesies yang hidup diantara kita ini.

Senin ini, mereka pagi-pagi sudah olahraga.

Badan keringatan dan bau setelah olahraga. Solusinya: mandi pagi.

Kalau sudah wangi, enaknya ngumpul-ngumpul sama keluarga.

Lalu makan bareng.

Minum-minum bareng.

Kalau sudah kenyang, bolehlah, masuk kamar lalu dandan biar ca’em.

Ngaca deh, biar yakian kalau sudah cakep.

Kalau sudah rapi jali, jangan lupa pamit sama orang tua; supaya menjadi berkah dalam kegiatan hari ini.

Lalu, masuk mobil dan siap berangkat beraktivitas.

Kalau tak bawa mobil, kita selalu bisa nebeng kok.

Dan, siap beraktivitas hari ini!

Selamat hari Senin, semuanya! Selamat menjadi berkah bagi sesama! 🙂

Sumber

The Telegraph Picture Galleries 30 Oktober 2009.

The Telegraph Picture Galleries 23 Oktober 2009.

Syukuri Pekerjaan Kita

Sering mengeluh dengan pekerjaan kita sekarang? Tidak bersyukur dengan yang dikerjakan saat ini?

Coba pikirkan ulang.

Ramesh Sahu bekerja di Departemen Sanitasi, Kalkuta, membersihkan selokan kota.

Meskipun adanya peningkatan jumlah pekerja selokan yang meninggal tiap tahun, mereka tetap saja masuk ke dalam selokan tanpa alat pelindung.

Akibatnya, banyak dari mereka yang terinfeksi penyakit mematikan dan mati karena penyebab yang tidak wajar.

Gas mematikan seperti karbon monoksida, hidrogen sulfida dan metana, dapat terbentuk di selokan. belum lagi ditambah zat kimia berbahaya yang dihasilkan industri dan rumah tangga.

Jadi, masihkah kita tidak bersyukur dengan pekerjaan kita sekarang?

Sumber

The Telegraph – Is this the worst job in the world?