Tanakita trip with toodler

Setelah lama bercita-cita kemping manja di Tanakita Sukabumi; bahkan sempat niat menikah di situ, kami akhirnya menghabiskan 1 hari 1 malam di sana. Serunya lagi, kami bawa anak kecil 2.5 tahun. Apakah kami merekomendasikan pergi ke sini bersama batita? Yuk lanjut baca dulu.

Menuju Tanakita, kami memutuskan untuk naik angkutan umum saja. Alasan utama untuk memberikan pengalaman naik kereta kepada Francis. Selama di Tanakita, kami juga mendorong dia untuk jalan menuju lokasi-lokasi wisata.

Baca kisah perjalanan kami menuju Tanakita.


Sampai di Tanakita, banyak hal yang bisa dilakukan. Hal yang paling disukasi oleh Francis adalah banyaknya ruang terbuka, di mana dia bisa lari-lari, main bola, main batu, ambil daun dan ranting. Beberapa lokasi wisata juga ada di sekitar Tanakita.

Baca deskripsi kami tentang Tanakita Camping Ground

Salah satu objek wisata terdekat adalan Suspension Bridge atau jembatan yang bisa goyang-goyang dan Curug Sawer. Namun hati-hati jika ingin naik ojek dari Curug Sawer. Jalurnya menegangkan, dan cenderung membahayakan jika naik bersama anak-anak.

Baca pengalaman di Suspension Bridge dan Curug Sawer

Bagi kami, liburan kali ini sangat berkesan. Ini pertama kalinya kami bertiga liburan ke alam; sampai tidur di tenda. Pertama kalinya juga Francis diajak berletih-letih menuju lokasi wisata. Kami jadi punya cita-cita mengikutsertakan dia dalam Pramuka, supaya bisa mengasah keterampilan bertahan hidupnya. hihihi.

Lalu pertimbangan-pertimbangan apa saja yang perlu dipikirkan bersama jika ada yang mau liburan ke sini bersama anak; khususnya batita?

1. Makanan terjamin selalu ada dan enak, serta cukup child friendly,
2. Kamar mandi bersih, ada air dingin dan hangat, dan bisa pinjam ember serta gayung jika butuh,
3. Staf pemandu kami sangat membantu dan juga sering berbagi ilmu tentang kearifan lokal,
4. Tenda bersih, aman dan nyaman,
5. Lahan luas untuk lari-lari, main bola, dll,
6. Kesempatan untuk belajar tentang hidup di alam, fokus dalam berhati-hati di jalan,
7. Jika tidak membawa kendaraan sendiri, perlu siap-siap untuk beberapa kali pindah moda kendaraan umum,
8. Jalan-jalan di area sekitar Tanakita cukup memakan waktu dan tenaga, karena jalanannya naik dan turun,
9. Biaya per malam per orang seharga Rp550.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *