3 thoughts on “telah kalah

  1. jika kalimat “tidak perlu bantuan” itu adalah lisanku

    harusnya kau mengerti bahwa “bantuan itu ada didalam dirimu sendiri”
    harusnya kau mengerti bahwa “jawaban itu ada didalam dirimu sendiri”
    harusnya kau mengerti bahwa “kamu hanya perlu mendengarkan dirimu sendiri”
    harusnya kamu pahami bahwa “aku percaya kamu bisa membantu dirimu sendiri”
    harusnya kamu pahami bahwa “aku melihat ‘kamu di dalam’ diri yang rapuh itu, lebih kuat dari siapapun, dan tidak akan pernah kalah oleh apapun”

    seharusnya kamu mengerti …

    mungkin kamu belum mengerti lisan2ku yang terucap

    mungkin aku perlu diam dan diam dan diam
    agar kamu bisa mengerti

  2. @Chibi
    Sepertinya anda salah tangkap.
    Pernahkah anda merasa :
    mengatakan sesuatu pada seseorang, dan segera setelahnya,
    anda tahu telah ‘kalah’ dari orang tersebut?
    Makna ini yang ingin saya sampaikan lewat tulisan ini 😉

  3. agak kontradiktif ya bro
    merasa kalah, tapi tidak ingin dibantu?

    – selepas kata “tidak perlu bantuan” kusuarakan,
    akupun telah kalah (dari lawan bicara)-
    dan akan semakin tenggelam dalam lubang hitam keputusasaan (dan ini maksudnya?) –

    yang mmpersepsikan ‘kalah’ itu dirimu to
    padahal kenyataannya bisa aja gak gitu kan
    hehe

    btw, gw agak kurang suka dengan kata “anda” …
    c’mon mok… we’r friend…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *